Krakatau Steel Peduli Masyarakat

Kategori │Kontes Seo

Krakatau Steel Peduli Masyarakat - hallo sobat blogger ddsobirin.wagomu.id saat ini admin mau berbagi informasi tentang perusahaan baja yang datangnya dari Krakatau Steel. Sudah pada tahu kan tentang Krakatau Steel? wah, pastinya sudah pada tahu ya? pastinya dong... sudah tahu. Nah... bagi yang belum tahu nih, admin akan berbagi informasinya, yuks mari disimak saja informasinya di bawah ini:

Sekilas Mengenai Krakatau Steel

PT Krakatau Steel adalah perusahaan Industri Baja terbesar di Indonesia. BUMN yang berlokasi di Cilegon, Banten ini berdiri pada tanggal 31 Agustus 1970. Produk yang dihasilkan adalah baja lembaran panas, baja lembaran dingin, dan baja batang kawat. Hasil produk ini pada umumnya merupakan bahan baku untuk industri lanjutannya.

PT Krakatau Steel


PT Krakatau Steel (Persero) berhasil menjadi perusahaan terbuka dengan melaksanakan penawaran umum perdana (IPO) dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Pada tahun 2011, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. membukukan pendapatan bersih sebesar Rp17,9 triliun dan laba bersih Rp 1,02 triliun. Pada tahun 2011, Perseroan dan anak perusahaan dengan aset senilai Rp21,5 triliun memiliki 8.023 orang karyawan.

Pada 26 November 2014, Krakatau Steel meresmikan pabrik pipa baja kedua milik anak perusahaannya PT KHI Pipe Industry di Cilegon, Jawa Barat. Dengan beroperasinya pabrik baru ini, PT KHI bakal menjadi produsen pipa baja terbesar di Indonesia, pabrik ini fokus membuat pipa baja untuk sektor industri minyak dan gas (migas).


Visi dan Misi PT Krakatau Steel

Visi Perusahaan : Menjadi Sebuah perusahaan baja terpadu dengan keunggulan kompetitif untuk tumbuh terus menerus ke arah sebuah perusahaan global terkemuka.

Misi Perusahaan : Menyediakan produk baja berkualitas terbaik dan layanan terkait untuk kemakmuran bangsa.

Krakatau Steel Peduli Masyarakat

Kawasan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. yang membentang lebih dari 2700 hektare ini—sekira seperenam luas Cilegon, Banten, tak berdiri sendiri. Di luar kompleks badan usaha milik negara (BUMN) ini, kehidupan masyarakat Cilegon terus bergerak dinamis. Bisa jadi ini dua dunia yang berbeda, namun keduanya berdetak serentak di Bumi yang sama. Baik Krakatau Steel maupun masyarakat sama-sama membentuk peradaban Banten modern—dan bahkan Indonesia. Tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) menjembatani satu kesatuan itu: Krakatau Steel dan masyarakat saling meresapi satu sama lai

Dari sinilah, rasa peduli terhadap masyarakat sekitar mencerminkan kepekaan sosial perusahaan. Demi mewujudkan tanggung jawab sosial, Krakatau Steel membentuk satu unit khusus yaitu Divisi Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Salah satu misinya supaya keberadaan perusahaan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat setempat lewat Program Kemitraan dan Bina Lingkungan.

SELAMAT Hari Jadi PT. Krakatau Steel & Grup, SELAMAT Hari Jadi Serikat Karyawan Krakatau Steel, dan SELAMAT HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang Kucintai Semoga Menjadi Bangsa yang Besar dan Maju di Segala Bidang.. AAMIIN...


Krakatau Steel Melapangkan Jalan Bagi Kehidupan Anak Bangsa


Krakatau Steel telah memantapkan langkahnya untuk mewujudkan industri baja terpadu di nusantara. Kala itu, peletakan batu pertama proyek besi baja Trikora dilakukan Seiring berjalannya waktu, kini perusahaan baja Krakatau Steel telah menjadi perusahaan yang mendunia. Menempati suatu wilayah di tepian Barat Jawa, eksistensi Krakatau Steel selalu bergerak beriringan dengan dinamika wilayahnya. Seperti dua sisi mata uang, Krakatau Steel dan Kota Cilegon adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Keduanya sama-sama ingin bertumbuh dan berkembang sesuai dengan visi, misi dan tanggung jawab yang diembannya. Program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility .

Krakatau Steel meluncurkan program beasiswa bersama Anyer Merak Cilegon-Chemical Manufacture Association (AMC-CMA). Pada 2011, sebanyak 150 lulusan Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan mendapatkan beasiswa Krakatau Steel. Wajar saja bila alokasi dana PKBL untuk pendidikan mendapatkan porsi terbesar ketimbang sektor lain. Khusus Program Pendidikan dan Pelatihan Vocational Training saja, Krakatau Steel telah mengeluarkan dana hingga Rp 2,8 miliar yang menjangkau masyarakat sekitar pabrik di Cilegon dan daerah lainnya seperti Aceh, Jawa Barat, Kalimantan, Nusa Tenggara, dan Papua. Bahkan sebelum Krakatau Steel berdiri, perhatian pada dunia pendidikan telah tercurahkan melalui Yayasan Pendidikan Krakatau Steel sejak 21 September 1967.

Pada mulanya, yayasan pendidikan ini menyelenggarakan pendidikan tingkat TK, SD, SMP, SMA, dan SMK. Kemudian pada 14 Juni 1976 berdiri Yayasan Madinatul Hadid, yang selain untuk aktivitas kerohanian, juga melangsungkan pendidikan SMP. Untuk pendidikan tinggi, Krakatau Steel mendirikan Sekolah Tinggi Teknik yang telah dihibahkan dan kini menjadi bagian dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten. SMA YPWKS pun telah dihibahkan, kini menjadi SMA Negeri 2 Krakatau Steel.

Pemberian beasiswa menjadi bagian dari pilar Pro Poor yang langsung di berikan ke penerima beasiswa Program Pendidikan dan Pelatihan Teknisi Industri Kimia (PPPTIK) Anyer Merak Cilegon - Chemical Manufacture Association (AMC-CMA) diluncurkan program beasiswa setara Diploma Satu Sejak tahun 2000.

Keberhasilan program penerima beasiswa CSR Krakatau Steel untuk teknisi industri kimia Sekitar 80 persen lulusan terserap ke industri. Para siswa di didik dengan ketrampilan teknik industri dengan 8 bidang :
  1. Kejuruan.
  2. Mesin Perkakas.
  3. Mekanik Welder.
  4. Mekanik Welder.
  5. Listrik Industri.
  6. Elektronika Industri.
  7. Operator Pabrik Baja, dan
  8. Operator Crane.



Pengalaman panjang itu membentuk satu keyakinan : sumbangsih bagi pendidikan anak bangsa tidak sebatas pemberian beasiswa, pelatihan dan santunan.


Krakatau Steel dan Group Telah Membentangkan Program Pembangunan

Jembatan Gantung  Ciwaru, yang dibangun  dengan bantuan dana dari  PT Krakatau Steel sebesar  Rp 1 Miliar.
Jembatan Gantung  Ciwaru, yang dibangun  dengan bantuan dana dari  PT Krakatau Steel sebesar  Rp 1 Miliar.

Meski telah menjadi perusahaan dengan status Terbuka, mayoritas saham masih tetap dimilki Negara. Pelaksanaan CSR di Krakatau Steel juga terikat dengan Undang-undang Nomor 19 Tahun 2003, yang intinya bahwa perusahaan BUMN perlu juga melakukan pembinaan terhadap usaha kecil, koperasi, dan masyarakat sekitar BUMN.

Tekad Krakatau Steel Peduli Masyarakat  ini secara berkesinambungan terus di lakukannya. Melalui unit kerja tersendiri, yakni Divisi Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Krakatau Steel telah menggulirkan banyak dana sebagai bentuk kepeduliannya terhadap perkembangan sektor usaha kecil dan menengah, serta koperasi. Tak ketinggalan, pembinaan lingkungan pun menjadi perhatian dari Krakatau Steel.

Ada 4 pilar utama yang diemban oleh Krakatau Steel, yaitu :
  • Pro Growth.
  • Pro Poor.
  • Pro Job, dan
  • Pro Environment
Suatu bukti kisah suatu kesatuan; antara entitas bisnis baja raksasa dan masyarakat sekitar yang saling meresapi satu sama lain. Lebih jauh lagi, ini adalah suatu rekam jejak tanggung jawab sosial perusahaan Krakatau Steel dengan itikad untuk membangun Nusantara dari tepian Jawa.

Sejak membangun Nusantara industri baja, jauh sebelum gagasan industri baja nasional muncul,   cikal bakal pengolahan bijih besi telah lahir semenjak 1861. Kala itu, pemerintah kolonial membangun tanur di kawasan Lampung. Tanur ini untuk  mengolah bijih besi yang ditemukan di Lampung, dengan bahan bakar arang.

Meski skala kecil, industri ini mampu menghasilkan baja kasar yang berfaedah untuk membuat suku cadang pabrik gula, pabrik karet dan pertanian. Lantaran sokongan pemerintah kolonial setengah hati dan pengelolaannya yang tidak baik, industri besi akhirnya gulung tikar. Saat zaman pendudukan Jepang, sebuah tanur pernah dibangun di Kalimantan Selatan, berbahan bakar batu bara.

Untuk sementara waktu, pergolakan revolusi fisik menenggelamkan rintisan industri baja itu. Setelah kondisi Indonesia mulai tenang, baru pada 1956 gagasan mendirikan industri baja mulai berkembang. Menteri Perindustrian dan Pertambangan saat itu, Chaerul  Saleh, bersama Djuanda dari Biro Perancang Negara (kini Bappenas), mulai menggagas industri baja nasional. Indonesia yang sedang bergairah membangun dipandang perlu memiliki industri pengolahan bijih besi.

Biro Perancang Negara meng-gandeng beberapa konsultan asing untuk merintis industri baja. Dari sini lahir sejumlah proyek istimewa; salah satunya: Proyek Besi Baja Trikora. Tjazpromex Pert  (All Union Export-Import Corporation) dari Moskow, Rusia, akan membangun proyek ini ditandai dengan penekenan kontrak pembangunan pada 7 Juni 1960. Dua tahun kemudian, upaya ini terus berlanjut dengan peletakan batu pertama pada 20 Mei 1962.

Kepedulian Krakatau Steel Diberbagai Bidang

Menurut Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor PER-05/MBU/2007 Pasal 1, program kemitraan untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri melalui pemanfaatan dana dari bagian laba BUMN. Prinsipnya, persis seperti pengembangan usaha mikro dan kecil. Nah, Program Kemitraan Krakatau Steel berbentuk pinjaman dana bergulir bagi usaha kecil dengan jasa administrasi per tahun sebesar 6 persen. Usaha kecil binaan PT Krakatau Steel bergerak dalam bidang industri, perdagangan, pertanian, peternakan, perikanan, dan jasa.

Berikut beberapa Kepedulian Krakatau Steel diberbagai Bidang yang di berikan untuk masyarakat,diantaranya adalah :
  • Pendidikan
  • Kesehaan
  • Sarana dan ibadah
  • Usaha kecil
  • Penghijauan, dan
  • Bencana Alam
Pembangunan, renovasi, dan pengadaan perlengkapan tempat ibadah telah lama menjadi perhatian Krakatau steel sepanjang tahun. kepedulian bagi sarana ibadah diwujudkan dalam bentuk bantuan dana, produk Krakatau steel group, ataupun perlengkapan masjid. Tidak ketinggalan juga Program reboisasi untuk menghutankan kembali Cagar alam rawa danau.

Kiprah tanggung jawab sosial Krakatau Steel memang tak hanya bersifat sosial, namun juga menyentuh pemberdayaan ekonomi masyarakat. Wujud pemberdayaan ini bisa berupa penguatan wirausaha maupun perintisan usaha kecil yang bisa membuka lapangan kerja. Ujung tombak kepedulian Krakatau Steel bagi usaha kecil ini bertumpu pada Program Kemitraan yang dibarengi dengan fasilitas Serikat Karyawan Krakatau Steel dan juga Primkokas (Primer Koperasi Karyawan Krakatau Steel).

Baca  juga artikel lainnya terkait : Cara Membuat Website Sendiri dan juga postingan mengenai Pilih Nahwa Untuk Jasa Travel dan Sewa Mobil di Malang.


Baiklah hanya ini saja dulu sedikit informasi yang bisa di bagikan. Semoga ada manfaatnya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca postingannya. Demikianlah artikel ini di buat dalam rangka mengikuti Kontes SEO Milad KS-SKKS 2016  dengan kata kunci "Krakatau Steel Peduli Masyarakat".


  • Artikel (Kontes Seo)dari kategori yang sama


    Komentari Artikel ini
    Ijin Copy yah mas buat tugas sekolah
    Posted by YUDHI at 2016/08/09 09:14
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.